Ekstrovert dan Introvert | Cara Manusia Mendapatkan Gairahnya

Ekstrovert dan Introvert | Cara Manusia Mendapatkan Gairahnya


Di dalam psikologi, terdapat pengelompokkan kepribadian manusia bedasarkan bagaimana manusia memperoleh gairahnya. Pengelompokkan ini pertama kali dicetuskan oleh Carl Jung (1920), dalam bukunya berjudul Psychologische Typen.

Secara umum, pribadi yang ekstrovert mendapatkan gairah (atau energi) dari interaksi sosial. Sementara introver, di sisi lain, dianggap mendapatkan gairah lewat menyendiri.

Ekstrovert biasanya memiliki kepribadian yang terbuka dan senang bergaul, serta memiliki kepedulian yang tinggi terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka. Introver, biasanya cenderung pendiam, suka merenung, dan lebih perduli tentang pemikiran mereka dalam dunia mereka sendiri.

Namun, tidak jarang kita menemukan seseorang yang mengaku introvert tetapi ia memiliki kepribadian yang mirip dengan ekstrovert maupun sebaliknya. Di antara kecenderungan ekstrem introvert dan ekstrovert tersebut, terdapat ambivert yang merupakan kepribadian penengah antara ekstrovert dan introvert. Meskipun terdapat perbedaan yang kontras antara introver dan ekstrover, Carl Jung mengatakan bahwa jarang terdapat manusia yang sepenuhnya ekstrovert atau introvert.

Jadi, perlu diyakini bahwa jarang ada orang yang sepenuhnya introvert maupun ekstrovert. Namun pasti mereka memiliki kecenderungan kesalah-satu tipe kepribadian tersebut.

Bagaimana cara mengetahui kepribadian diri sendiri?

Dengan mengenali diri sendiri dan mencari literatur yang lebih banyak terkait kepribadian Ekstrovert dan Intovert dapat membuat kamu mengetahui tipe kepribadian kamu. Tetapi, ada banyak tes kepribadian online yang dapat membantu kamu mengetahui tipe kepribadian kamu. Salah satunya yang aku rekomendasikan adalah 16personalities.com 

Kenapa sih harus tau ?

Ketiga kepribadian tersebut (Esktrovert, Introvert, dan Ambivert) memiliki pandangan berbeda dalam hal pengambilan keputusan, interaksi sosial, respon terhadap masalah, komunikasi verbal dan non verbal, serta berbagai respon sosial lainnya.

Dengan kamu mengetahui dan mengenali tipe kepribadian yang sudah dijelaskan, sangat membantu kamu dalam kehidupan sosial. Contohnya, kamu jadi bisa mengetahui bagaimana harus bersikap kepada teman kerja mu yang ekstrovert atau tentang bagaimana bisa berkomunikasi dengan orang introvert.



Terima kasih telah mengunjungi blogku
Semoga kalian pembaca bisa menikmati tulisanku seperti aku (penulis) menikmati tulisanku

Referensi :

Komentar