Reverse Psychology | Psikologi Terbalik
Reverse Psychology atau Psikologi Terbaik menurut Wikipedia bahasa Inggris ialah "...a technique involving the assertion of a belief or behavior that is opposite to the one desired, with the expectation that this approach will encourage the subject of the persuasion to do what actually is desired." yang berarti, psikologi terbalik adalah sebuah teknik yang melibatkan pernyataan berkebalikan dengan keinginan, dengan harapan bahwa pendekatan ini akan membuat subjek melakukan keinginan sebenarnya.
Sebagai contoh, Ibu menyuruh Dodi untuk makan siang, tetapi Dodi enggan melakukannya. Namun, ketika Ayah mengatakan "Gausa makan siang aja, Dodi", Dodi akhirnya berkeinginan untuk makan siang. Contoh lainnya, ketika seseorang meminta kamu untuk "jangan menengok ke kanan", secara otomatis kamu akan memiliki keinginan untuk menengok ke kanan.
Teknik ini berdasar atas fenomena psikologi yang disebut Reaktansi (dalam psikologi). Reaktansi adalah gairah motivasi tidak menyenangkan yang muncul ketika orang mengalami ancaman atau kehilangan kebebasan mereka. Reaktansi secara teori menganggap bahwa setiap orang memiliki "free behaviour" atau "kebebasan perilaku".
Teknik Reverse Psychology ini dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti debat, marketing, hingga parenting. Contohnya dalam parenting. Reverse Psychology lebih sering dilakukan kepada anak-anak. Karena kecenderungan mereka untuk merespon dengan reaktansi, keinginan untuk memulihkan kebebasan bertindak yang terancam. Beberapa orang tua terkadang menganggap strategi terbaik ialah Reverse Psychology: Menyuruh anaknya untuk tetap di rumah ketika orang tua ingin anaknya untuk pergi main di luar.
(end.)
Catatan Penulis:
Terima kasih telah mengunjungi blog ini
Semoga kalian pembaca bisa menikmati tulisanku seperti aku (penulis) menikmati tulisanku
Referensi :
- Wikipedia: Reverse Psycology

Komentar
Posting Komentar