Halo
Selamat datang di Blog ini, kali ini aku membuat konten baru yaitu MELIHAT LEBIH DEKAT dimana aku akan membahas lirik-lirik lagu pilihan untuk dicari makna dan pesannya.
Baik, pada kesempatan kali ini aku akan bahas lagu yang berjudul Inochi Ni Kirawarete Iru yang diciptakan oleh Kanzaki Iori. Meskipun lagu ini muncul sekitar 3 tahun yang lalu, tapi masih tetap eksis hingga saat ini dan masih banyak yang mendengarnya.
Judul lagu ini artinya Dibenci Oleh Kehidupan Ini
Berdasarkan review yang diberikan oleh teman-teman ku yang mendengarkan lagu ini, menurut mereka lagu ini menyindir tentang ketidak pedulian lingkungan masyarakat tentang kehidupan dan kematian. Ada juga yang mengatakan lagu ini tentang bunuh diri.
Dari banyaknya interpretasi tersebut, sebenarnya apa sih maksud lagu ini ? apa pesan yang mau disampaikan Mas Kanzaki Iori lewat lagu ini? Apakah memang tentang bunuh diri?
Mari kita lihat liriknya lebih dekat
----
“Shinitai nante iu nai yo”
“Akiramenai de ikiro yo”
Sonna uta ga tadashii nante
Bakageteru yo na
----
“Jangan kau bilang kau ingin mati”
“Hiduplah tanpa pantang menyerah”
Lagu yang benar seperti itu
Justru terdengar bodoh
Ya, sepertinya memang membahas tentang bunuh diri. Disini Kanzaki Iori atau penulis menyindir tentang lagu-lagu yang mengajak untuk semangat hidup dan mengatakan bahwa hal itu terdengar bodoh
Loh kenapa begitu ?
---
Jissai jibun wa shinde mo yokute
Mawari ga shindara kanashikute
“Sore ga iya dakara” tte iu
Ego nan desu
---
Karena faktanya, masing masing orang tidak peduli jika mereka mati. Tetapi, jika yang mati adalah orang terdekat yang kita sayangi justru kita bersedih. Kenapa begitu? karena ego setiap orang tidak ingin seseorang yang disayanginya mati
Dari 2 bait ini, aku bisa kira-kira apa yang dimaksud sama Mas Iori ini,
Jadi, Lagu yang bilang “jangan menyerah akan hidup, berjuanglah untuk hidup” itu bodoh karena pada kenyataannya masing-masing kita secara individual tidak peduli jika dirinya mati.
Oke lanjut,
---
Tanin ga ikite mo dou demo yokute,
Dareka o kirau koto mo fasshon de,
Soredemo "heiwa ni ikiyou" nante suteki na koto deshou.
---
Bagian ini seperti menggambarkan society atau lingkungan masyarakat yang dibahas di lagu ini. Mereka tidak peduli dengan kehidupan orang lain, membenci orang lain menjadi sebuah fashion. Kenapa fashion? Apa yang ada di pikiran kamu jika mendengar kata fashion? Ya, sebuah gaya, penampilan, atau aksesoris yang kita pakai sehari-hari. dan jika kita artikan disini, maksudnya “membenci orang lain menjadi sebuah fashion” adalah kebiasaan membenci yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Yaaa aku setuju mas Iori, memang orang orang tuh suka gitu,
eh sori, lanjut
Akan tetapi, kita berharap “heiwa ni ikiyou” atau “mari hidup dengan damai”.
Di bagian ini aku temukan banyak perbedaan dalam terjemahan.
bisa diartikan seperti ini
Tetapi berharap “hidup dengan damai”? Suatu hal yang sangat menyenangkan bila itu terjadi
atau
Meskipun begitu, kau katakan “mari hidup damai”, indah sekali kan?
Kalau menurutku, dari hasil interpretasi bait lirik yang sebelumnya, bagusnya itu seperti ini,
Meskipun begitu “mari kita hidup dengan damai” menjadi sebuah impian yang diharapkan.
Apa maksudnya ?
Jadi, lingkungan yang saling tidak peduli dan kebiasaan untuk membenci orang lain justru berharap untuk bisa hidup dengan damai. atau semacamnya
Ironis sekali bukan?
---
Gamen no saki de wa dareka ga shinde
Sore o nageite dareka ga utatte
Sore ni kanka sareta shounen ga
Naifu o motte hashitta
---
Di seberang layar ini seseorang baru saja mati.
Maksudnya layar disini adalah layar display komputer atau ponsel kamu yang sedang menonton atau mendengar kan lagu ini.
Jadi, Kamu yang saat ini sedang melihat layar komputer atau ponsel mu, di tempat lain ada orang yang baru saja mati.
Meratapi itu, seseorang pun bernyanyi.
Disini agak ambigu. Apa maksud lirik ini.
Lirik ini bisa diartikan bahwa disebelah orang yang mati ada orang yang bernyanyi karena meratapi, atau bisa juga diartikan bahwa ketika ada orang lain mati, seorang lainnya justru malah bernyanyi.
Tapi menurutku, berkaitan dengan baris sebelumnya, di saat ini ketika kamu sedang menikmati lagu, di tempat lain seseorang baru saja mati, dan di tempat lain ada orang lain yang bernyanyi. Bernyanyi karena ia sedang menikmati hidupnya.
Lalu
Karena melihat itu seorang remaja, membawa pisaunya dan berlari.
Kenapa remaja ini berlari dengan pisaunya ?
Mungkin karena melihat orang mati dan orang yang bernyanyi itu, remaja ini pergi dengan pisaunya dengan niat untuk mengakhiri hidupnya karena muak akan hal itu
---
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
Kachikan mo ego mo oshitsukete
Itsumo dareka no koroshitai uta o
Kantan ni denpa de nagashita
---
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini, nilai nilai dan ego yang selalu dipaksakan atau didorong, selalu saja nyanyian tentang keinginan bunuh diri, dengan mudahnya tersebar lewat frekuensi radio
Maksud dari lirik ini bisa berarti,
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini karena nilai nilai dan ego yang selalu dipaksakan membuat seseorang menjadi depresi. Ketika kita depresi, kita akan merasa hidup itu seperti membenci kita gitu. Lalu
apa yang dimaksud dengan nilai nilai dan ego? Maksudnya adalah standar yang dibuat oleh orang lain karena ego nya seperti “kamu harus dapat nilai A” “Kamu harusnya jadi dokter” “Kamu tidak berbakat” “Kamu jelek” “kamu harusnya begini, begitu” yang akhirnya membuat siapapun yang depresi itu menganggap “kehidupan ini membenci gw, buat apa gw hidup!”, kurang lebih gitu.
Kemudian, hal itu membuat seseorang membuat nyanyian tentang keinginan untuk bunuh diri tersebar lewat frekuensi radio atau media. Atau Bisa berarti juga ungkapan “keinginan bunuh diri” lewat status di sosial media sangat sering atau mudah tersebar.
Lalu
---
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
Karugarushiku shinitai datoka
Karugarushiku inochi o miteiru
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
---
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini
Dengan sepele mengatakan aku ingin mati
Dengan sepele memandang arti kehidupan
kita telah dibenci oleh kehidupan ini
Karena tekanan tekanan itu, akhirnya kita dengan sepele mengatakan “aku ingin mati” dan dengan sepele mengartikan arti hidup ini hingga menyimpulkan bahwa kehidupan ini telah membenci kita
ya begitulah maksudnya
---
Okane ga nai node kyou mou
Ichinichijuu damin ouka suru
Ikiru imi nante midasezu
Muda o jikaku shite iki o suru
---
Ga punya uang di hari ini
sepanjang hari aku bermalasan malasan
Masih tanpa mengerti tentang arti hidup
Ku tahu itu sia sia untuk memikirkannya, lalu aku menghela nafas atau tidak peduli
Ini maksudnya bukan berarti miskin ya. Tapi menggambarkan bahwa tuntutan hidup yang didasari ego itu selalu berkaitan tentang uang. Karena disini menggambarkan kondisi tidak ada uang, membuat siapapun pasti merasa depresi. Seolah-olah tidak ada lagi artinya hidup. Lalu berpikir kalau itu sia sia jadi lebih baik tidak usah dipikirkan
---
Sabishii nante kotoba de
kono kizu ga arawasete ii mono ka
Sonna iji bakari kakae
Kyou mo hitori beddo ni nemuru
---
Bolehkah ku katakan “aku kesepian” untuk menyampaikan rasa sakit ini,
yang berarti, akibat dari ketidak mengertian tentang kehidupan itu membuat siapapun akan merasakan rasa seperti kesepian. Yang kalo menurutku kata “kesepian” bukan kata yang pas tetapi “tersesat”. Tapi, ya tidak perlu diperdebatkan.
Dengan memegang pikiran itu, hari ini ku pun tertidur sendiri
---
Shounen datta bokutachi wa itsuka seinen ni kawatte iku
Toshioitte itsuka kareha no you ni
Dare ni mo shirarezu kuchite iku
---
Kita yang awalnya adalah remaja suatu saat akan menjadi dewasa
terus bertumbuh hingga mati seperti daun yang gugur tanpa ada yang menyadari nya
yang berarti kita manusia akan terus bertumbuh hingga akhirnya mati tanpa ada yang menyadarinya. Mati tanpa ada yang menyadarinya atau mati tanpa ada yang peduli seperti daun yang gugur. Tentu hal ini sangat menakutkan bagi sebagian orang. Maka dari sini timbullah rasa ketakutan akan kematian
---
Fujimi no karada o te ni irete
Isshou shinazu ni ikite ikuu
Sonna SF o mousou shiteru
---
Berhasil mendapatkan tubuh yang kekal
lalu hidup tanpa ada kematian
aku hanya melamun atau mengkhayal Science Fiction itu
berharap dengan bisa hidup abadi agar tidak merasakan kematian. Namun semua hanyalah khayalan
---
Jibun wa shinde mo dou demo yokute
Soredemo mawari ni ikite hoshikute
Mujun o kakaete ikiteku nante
Okorarete shimau
---
Aku tak peduli bila aku mati
namun aku ingin orang disekitarku atau yang ku sayangi untuk tetap hidup
hidup di satu hal yang berkontradiksi
aku pasti akan diteriaki
dia ingin mengulangi statement sebelumnya, namun saat ini dia sadar kalau hal itu sangat berkontradiksi jadi dia mengerti pasti akan diteriaki atau ditentang karena pilihan itu.
---
“Tadashii mono wa tadashiku inasai”
“Shinitakunai nara ikite inasai”
Kanashiku naru nara soredemo ii nara
Zutto hitori de warae yo
---
Suatu hal yang benar maka tetaplah benar
Jika kau tidak ingin mati maka tetaplah hidup
Berkaitan dengan lirik sebelumnya yang mengatakan “hingga mati seperti daun yang gugur tanpa ada yang menyadarinya” bahwa disini ternyata ketakutan akan kematian pun juga bisa muncul.
Karena kita tau kita akan berakhir sedih tapi tidak apa apa
tertawalah sendiri selamanya
Karena tau kita akan mati, harusnya tidak jadi masalah maka tertawalah atau nikmatilah hidup ini selamanya. Selamanya berarti selama masih hidup
---
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
Koufuku no imi sura wakarazu
Umareta kankyo bakari nikunde
Kantan ni kako bakari norou
---
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini
Tidak mengerti arti bahagia
Membenci takdir kelahiran kita
Dan dengan mudahnya mengutuk masa lalu
Kita telah dibenci oleh hidup karena kita pun saat hidup tidak mengerti tentang apa itu bahagia. Hal itu membuat kita jadi membenci atau menyesali kelahiran kita di dunia ini dan dengan mudahnya membenci atau mengutuk masa lalu
---
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
“Sayonara” bakari ga sukisugite
Hontou no wakare nado shiranai
Bokura wa inochi ni kirawarete iru
---
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini karena kita
Dengan mudahnya mengucapkan “selamat tinggal”
Tanpa mengerti arti sebenarnya dari perpisahan
Kita telah dibenci oleh kehidupan ini
---
Koufuku mo, wakare mo, aijou mo, yuujou mo
Kokkei no yume wa tawamure de
zenbu kane de kaeru shiromono
---
Kebahagiaan, perpisahan, cinta, dan pertemanan
sebuah lelucon pemimpi yang bilang itu tak bisa dibeli dengan uang
Kamu pikir disini maksudnya adalah 4 hal itu tidak bisa dibeli dengan uang? Sebaliknya,
Lirik ini, mengungkapkan sindiran tentang hal itu, karena 4 yang katanya tidak bisa dibeli dengan uang, malah butuh uang untuk bisa mendapatkannya. Menyindir tentang society ini.
---
Ashita shinde shimau kamoshirenai
Subete muda ni naru kamoshirenai
Asa mo, yoru mo, haru mo, aki mo,
Kawarazu dareka ga doko ka de shinu
---
Besok aku mati bisa saja
Semua jadi sia-sia bisa saja
Pagi, Malam, Musim Panas, dan Musim Semi
Tidak akan berubah, seseorang entah dimanapun pasti mati
Disini cukup menggambarkan bahwa kematian itu tidak bisa dihindari dan pasti akan menghampiri kita. Tentu aku harap kamu bisa mengerti tentang gambaran puitis dan emosi yang sedang disampaikan lewat lirik ini.
---
Yume mo, asu mo, nani mo iranai
Kimi ga ikite ita nara sore de ii
---
Mimpi, hari esok, aku tidak butuh itu
Kamu ingin melanjutkan hidup itu pun cukup bagiku
Setelah memberikan gambaran kematian yang tidak bisa dihindari, lirik ini menyampaikan bahwa meskipun kematian itu datang dan sesuatu hal yang akan ikut hilang bersama kematian seperti mimpi dan hari esok, penulis tidak ingin akan hal itu. Melainkan hanya ingin kamu atau pendengar, siapapun yang merasa depresi untuk berkeinginan melanjutkan hidup.
Hmmmm
Maksudnya gimana nih mas Iori ? dari tadi anda menggambarkan kehidupan kita memang amburadul dan jahat kepada kita, lalu menggambarkan kematian tapi toh anda disini mengatakan hal itu ? Jadi anda ingin kita untuk hidup ?
----
Sou da, hontou wa sou iu koto ga utaitai
---
Oh ya, itulah hal yang memang ingin ku nyanyikan
---
Inochi ni kirawarete iru
Kekyoku itsuka wa shinde iku
Kimi datte, boku datte, itsuka wa kareha no you ni kuchiteku
Soredemo bokura wa hisshi ni ikite
Inochi o hisshi ni kakaete ikite
Koroshite, agaite, waratte, kakaete,
Ikite, ikite, ikite, ikiro
---
Dibenci oleh kehidupan
Akhirnya pasti kita akan mati
Tidak hanya kamu, aku pun juga pasti akan berakhir seperti daun yang gugur
Meskipun begitu kita ini masih hidup
Memeluk kehidupan dan berjuang untuk hidup
Membunuh, berusaha, tertawa, berjuang,
hiduplah, hiduplah, hiduplah, hiduplah
Hiduplah
Ohh, jadi tuh mas Iori mau bilang gini, kehidupan ini memang tidak adil, tidak nyaman, banyak orang yang bersaing dalam ego, banyak tuntutan, banyak halangan, dan sebagainya. Lalu kamu jangan lah ada pikiran untuk bunuh diri gitu. Karena yang namanya kematian itu pasti akan datang dan kamu tidak perlu khawatir untuk mengejar itu. Jadi, hal yang perlu kita lakukan saat ini adalah berjuang untuk hidup seperti yang lainnya yang sama-sama berjuang untuk hidup.
Konklusi
Memang kehidupan itu terasa berat karena lingkungan yang terus mendorong ego dan standar nilai nya masing masing. Tapi jangan lah sampai kamu berpikir untuk mati, karena kematian itu pasti dan tidak bisa dihindari. Jadi, karena tau hal itu, maka tertawalah atau nikmatilah hidup ini selama mungkin.
Lagu ini bagus banget menurut ku. Penulisan bahasa jepangnya juga menurutku sangat indah sekali. Masalah tentang bunuh diri mungkin ga terlalu relatable di beberapa negara karena perlu kita sadari lagu ini tuh dari Jepang yang angka kematian karena bunuh diri itu cukup banyak. Entah aku tidak tahu apakah masih begitu sampai sekarang.
Baiklah, segitu saja pembahasan lirik lagu ini dariku. Kamu punya pandangan yang lain ? Kolom komentar terbuka luas untuk kamu.

terimakasih atas artikelnya
BalasHapus