Lanjut Kerja atau Kuliah?
Kamu yang sebentar lagi lulus SMA/SMK pasti sering ditanya begitu. Jawabannya cukup mudah bagi mereka yang sudah tau dan punya alasan kuat untuk memilihnya. Tapi, kamu masih belum menentukan? Oke, aku bantu kamu untuk mempertimbangkannya. Pertama-tama, mari kita kenalan dulu dengan definisi ini.
Kerja!
Berarti lulus sekolah langsung melamar pekerjaan. Pilihan utama bagi mereka yang kurang mampu atau belum mau kuliah. Apabila kamu SMK, pilihan ini sudah menjadi rekomendasi dari sekolahmu. Tapi kalau SMA, mungkin bekerja bukan pilihan yang tepat. Berbeda dengan SMK, siswa SMA tidak punya sertifikasi keahlian dalam bidang tertentu, jadi sulit untuk mendapatkan pekerjaan dan sekalipun ada, itu pun bersifat terbatas dengan persaingan yang ketat. Tapi kamu bisa kok melakukan riset untuk mencari pekerjaan yang cocok dan bisa dilamar dengan status mu sebagai lulusan SMA.
Pilih kerja kalau kamu memang punya kesempatan dan kemauan.
Jangan pilih kerja kalau kamu belum punya rencana karier yang jelas.
Kuliah!
Pilihan buat kamu yang mampu atau mempunyai kesempatan untuk kuliah. Untuk kamu yang SMA, kuliah seperti jalur pasti yang harus dipilih setelah lulus. Beda dengan SMK, dengan orientasi sebagai tenaga ahli profesi, masuk kuliah itu seperti pemberontakan. Tapi kalau masih sejalan dengan jurusannya masih oke sih.
Berat bagi siswa SMK apabila mau masuk universitas negeri. Karena pelajaran yang tertinggal jauh dengan SMA membuat siswa SMK harus belajar banyak materi yang tidak biasa dipelajari. Tapi masih ada alternatif universitas swasta yang cukup bersaing dengan universitas negeri.
Pilih kuliah kalau kamu punya kesempatan dan kemauan.
Jangan pilih kuliah kalau kamu gatau apa yang kamu cari di kuliahan.
Terlepas dari 2 pilihan itu, ada pilihan yang dihindari banyak orang karena reputasi yang buruk.
Pengangguran!!
Sejak kapan pengangguran bisa jadi pilihan?
Aku pribadi memilih menjadi penggangguran setelah lulus SMK. Alasannya? Karena umurku baru 17 tahun ketika itu, sehingga aku belum bisa melamar pekerjaan yang sesuai dengan jurusan ku. Namun dibalik alasan konkrit itu, ada alasan lain yang menjadi bahan pertimbangan, diantaranya:
1. Ingin mengembangkan skill
2. Memperbaiki dan mengembangkan diri
3. Membuat projek sederhana
4. Baca banyak buku
5. Memberi makan monster bernama keingintahuan
Menjadi pengangguran bukan berarti bermalas-malasan. Meskipun pengangguran, kamu bisa belajar seperti mereka yang kuliah, kamu bisa merencanakan dan menyiapkan karier seperti mereka yang sudah bekerja.
Komentar
Posting Komentar